Time Travel: Perjalanan Melintasi Waktu

Pernahkah Anda menonton film Doraemon? Doraemon adalah sebuah film kartun yang menceritakan tentang seekor kucing besar berwarna biru yang bisa berbicara. Kucing bisa bicara? Ya, itu karena Doraemon datang dari masa depan. Ia memiliki berbagai macam alat canggih yang dibawanya dari masa depan. Doraemon tinggal di rumah Nobita, seorang anak yang pemalas, sering datang terlambat ke sekolah, sering lupa mengerjakan pekerjaan rumah (PR) sekolahnya, dan sering mendapatkan nilai jelek saat ujian. Doraemon datang dari masa depan untuk membantu Nobita.

Namun, bukan Doraemon yang akan kita bahas pada artikel ini. Ada salah satu alat masa depan milik Doraemon yang memungkinkan kita untuk pergi dari masa sekarang ke masa lalu atau masa yang akan datang. Alat itu adalah mesin waktu. Perjalanan melintasi waktu menggunakan mesin waktu disebut dengan time travel.


Apakah time travel itu dapat dilakukan? Fisika Newton dengan jelas mengatakan tidak. Newton mengatakan waktu itu bagaikan anak panah yang ditembakkan, bergerak searah dengan laju yang tetap. Namun, fisika Einstein yang cukup gila menyatakan bahwa fisika Newton salah besar. Einstein mengungkapkan bahwa waktu itu bagaikan aliran air sungai yang bisa dipercepat, bisa diperlambat, bisa bermuara di suatu tempat, dan bisa pula bercabang dua. Teori fisika Einstein inilah yang memungkinkan time travel itu terjadi.

Sedikit cerita tentang time travel, dunia sempat dihebohkan dengan kehadiran John Titor, seorang penjelajah waktu dari tahun 2036. Ia mengemban misi pergi ke tahun 1975 untuk mengambil komputer portable pertama di dunia, yaitu IBM 5100. Ia mampir di tahun 2000-2001 untuk melihat keluarganya. Wow!

Dunia sekarang ini masih memiliki pro dan kontra terkait dengan fenomena time travel. Ada yang menyatakan time travel itu tidak mungkin, tetapi ada juga yang menyatakan bahwa itu mungkin terjadi.

Alasan time travel mustahil terjadi

Pernyataan Stephen Hawking

Stephen Hawking termasuk salah satu ilmuwan fisika yang tidak percaya time travel itu ada. Ia pernah mengeluarkan pernyataan yang terkenal mengenai time travel,
Kalau mesin waktu itu ada dan time travel mungkin dilakukan, mengapa kita belum menemukan turis yang datang dari masa depan? Seharusnya mereka sudah membanjiri zaman ini, datang dari masa depan untuk mengambil foto, dan sebagainya. Namun, mengapa kita tidak menemukan seorang pun?

Grandfather paradox

Paradoks inilah yang paling terkenal untuk membantah kemungkinan time travel. Anggap Anda berada di masa sekarang dan time travel dapat dilakukan. Anda kembali ke masa lalu dimana kakek Anda masih muda dan belum menikah dengan nenek Anda. Kemudian, Anda membunuh sang kakek! Ini artinya kakek Anda tidak akan menikah dengan nenek Anda dan salah satu dari orang tua Anda tidak akan pernah dilahirkan sehingga Anda juga tidak mungkin dilahirkan. Ini bertentangan dengan anggapan bahwa kita ada di masa sekarang. Oleh karena itu, time travel tidak akan pernah bisa terjadi.

Information paradox

Misalkan Anda berada pada masa sekarang dan Anda adalah penemu mesin waktu. Anda pergi ke masa lalu, menemui diri Anda yang lebih muda, kemudian memberitahukan cara membuat mesin waktu pada diri Anda yang masih muda itu. Akhirnya, ia pun membuat mesin waktu pada masa lalu sehingga mesin waktu ditemukan pada masa lalu. Jadi, mesin waktu itu ditemukan kapan? Di masa sekarang atau masa lalu?

Bilker’s paradox

Misalkan Anda adalah seorang lelaki di masa kini berusia 28 tahun dan time travel itu bisa dilakukan. Anda pergi ke masa depan ketika Anda berusia 30 tahun dan melihat diri Anda dalam upacara pernikahan sedang duduk di pelaminan dengan seorang wanita, sebut saja Mawar. Setelah itu, Anda kembali ke masa kini. Ketika Anda berusia 30 tahun, Anda menikah dengan wanita lain, sebut saja Melati. Anda menikah dengan Melati, tetapi mengapa ketika time travel Anda melihat Mawar adalah istri Anda? Manakah istri Anda yang sebenarnya?

Sexual paradox

Misalkan lagi Anda seorang lelaki pada masa kini dan mesin waktu itu ada. Anda kembali ke masa lalu untuk menemui ibu Anda yang masih remaja dan belum menikah. Anda jatuh cinta pada ibu Anda yang masih remaja itu dan kemudian menikah dengannya! Ketika ibu Anda melahirkan seorang anak dengan Anda sebagai ayahnya, bukankah anak yang dilahirkan itu adalah Anda? Jadi, Anda adalah ayah dari diri Anda sendiri?

Butterfly effect

Dampak dari time travel begitu besar. Dengan melakukan sesuatu yang simpel, Anda bisa mengubah sejarah dunia ini: change one thing, change everything. Jika Anda dari masa kini kembali ke zaman dinosaurus dengan mesin waktu dan di zaman itu Anda menginjak makhluk yang nantinya akan jadi nenek moyang manusia, maka kita semua akan punah. Karena dampak yang begitu besar inilah banyak orang yang bilang time travel itu mustahil.

Alasan time travel bisa terjadi

Semuanya sudah “tertulis”

Semua kejadian yang ada di dunia ini sudah “tertulis”, sudah ditakdirkan dan tidak akan bisa diubah. Anda bisa kembali ke masa lalu, berjumpa dengan kakek Anda yang belum menikah, dan mencoba membunuhnya. Namun, Anda tidak akan pernah berhasil. Dunia telah membuat skenario kakek Anda menikah dengan nenek Anda, kemudian melahirkan salah seorang dari orang tua Anda. Orang tua Anda inilah yang nantinya akan melahirkan Anda. Anda tidak akan bisa mengubah skenario ini sekalipun Anda mencoba membunuh kakek Anda di masa lalu. Anda pasti gagal!

Begitu juga ketika Anda kembali ke masa lalu dan ingin menikahi ibu Anda yang masih remaja. Sekeras apa pun usaha yang Anda lakukan, Anda tidak akan bisa menikahi ibu Anda karena telah ada skenario ibu Anda akan menikah dengan ayah Anda sehingga melahirkan diri Anda. Anda tidak akan pernah bisa menjadi ayah dari diri Anda sendiri. Dengan kata lain, skenario dunia ini tidak mengizinkan terjadinya paradoks, termasuk semua paradoks yang telah disebutkan di atas tadi.

Parallel universe


Perhatikan gambar di atas. Misalkan ada seorang pria bernama Budi dan seorang wanita bernama Mawar bertemu. Budi menawarkan kepada Mawar, “apakah kau mau pergi minum bersamaku?”. Setelah ini, dunia terbagi dua karena ada dua kemungkinan jawaban yang diberikan oleh Mawar. Kemungkinan pertama, Mawar menolak ajakan Budi (alur cerita ke atas). Ini mengakibatkan hubungan mereka berdua semakin jauh. Kemungkinan kedua, Mawar menerima ajakan Budi (alur cerita ke bawah). Ini mengakibatkan hubungan mereka berdua semakin dekat sampai akhirnya mereka menikah dan memiliki anak.

Bisa kita perhatikan kalau setiap kemungkinan jawaban akan melahirkan dunia yang baru. Pada gambar di atas, kita melihat dapat tercipta dua buah dunia sesuai dengan jawaban Mawar. Dunia yang pertama adalah dunia dimana Budi dan Mawar terpisah jauh dan dunia yang kedua adalah dunia dimana Budi dan Mawar akhirnya menikah. Oleh karena itu, berdasarkan teori ini, dunia ada tak terhingga banyaknya.

Teori ini dapat membantah paradoks-paradoks yang tadi disebutkan. Sekarang kita berbicara dalam ruang lingkup teori parallel universe sehingga kita menyetujui bahwa dunia itu tak terhingga banyaknya. Anggap Anda sedang berada di masa kini pada suatu dunia (kita beri nama dunia A). Ketika Anda kembali ke masa lalu dengan menggunakan mesin waktu, Anda akan dibawa ke dunia yang lain (misalkan ini dunia B), tetapi timeline di dunia itu sangat mirip dengan yang ada di dunia A, tempat asal Anda. Perlu diingat bahwa dunia A dan dunia B adalah dua dunia yang berbeda, tetapi memiliki timeline yang sangat mirip. Ketika Anda berniat membunuh kakek Anda, Anda akan berhasil. Namun, kakek yang Anda bunuh adalah kakek yang ada di dunia B. Kakek yang ada di dunia A (tempat asal Anda) tidak terbunuh. Artinya, kita akan tetap dilahirkan di dunia A, tetapi tidak akan dilahirkan di dunia B. Ketika kita kembali lagi ke dunia A dengan mesin waktu, semuanya akan berjalan seperti biasa. Pembunuhan kakek di dunia B tidak membawa pengaruh apa pun di dunia A.

* * *

Bagaimana pendapat Anda tentang time travel? Mungkinkah kita dapat melakukannya di masa depan?

No comments for "Time Travel: Perjalanan Melintasi Waktu"