Lebaran yang Berbeda?

Hari ini hari Senin, tanggal 25 Mei 2020, bertepatan dengan tanggal 2 Syawal 1441 H. Menteri Agama Republik Indonesia telah menetapkan hari raya Idulfitri 1 Syawal 1441 H jatuh pada tanggal 24 Mei 2020 melalui sidang isbat yang digelar pada hari Jumat lalu. Sebelum mengumumkan keputusan sidang isbat, Menteri Agama Republik Indonesia menyatakan bahwa sidang isbat pada tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan sidang pada tahun-tahun sebelumnya karena sidang dilaksanakan dengan metode video conference sehubungan dengan pandemi Coronavirus disease (COVID-19). Apakah hal itu akan membuat lebaran tahun ini juga berbeda?


Insya Allah hikmah dari hari raya tersebut tidaklah berbeda: kita menjadi pribadi yang fitri setelah melaksanakan ibadah Ramadhan selama sebulan penuh. Namun, cara kita merayakannya akan sangat jauh berbeda. Berdasarkan himbauan dari pemerintah, kita harus merayakan lebaran #dirumahaja dengan cara melaksanakan shalat Idulfitri di rumah masing-masing dan tetap menjalin silaturahmi dengan metode komunikasi jarak jauh, baik melalui video call maupun media sosial. Kita juga dihimbau untuk tidak mudik atau keluar daerah untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Saya mengerti bahwa cukup sulit untuk mengubah kebiasaan lebaran yang telah kita lakukan selama bertahun-tahun, terutama menahan diri untuk tidak membeli baju baru, tidak mudik, dan silaturahmi dari rumah ke rumah. Namun, hal ini mau tidak mau harus dilakukan! Mari kita sedikit bersabar agar pandemi COVID-19 ini dapat segera berakhir. Bisakah Anda bayangkan bagaimana perasaan mereka yang sudah melakukan karantina mandiri di rumah selama berminggu-minggu ketika melihat kerumunan orang berdesak-desakan membeli baju lebaran di sebuah pusat perbelanjaan? Ya, sakit hati! Ketika mereka sudah menahan diri untuk tidak keluar rumah supaya tidak tertular COVID-19, mereka bisa saja tertular dari Anda sekalian yang mengabaikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bukan berarti Anda tidak boleh keluar rumah sama sekali. Namun, sebisa mungkin hindarilah keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak.

Walakhir, syukur alhamdulillah kita telah melaksanakan serangkaian ibadah Ramadhan dan hari raya Idulfitri pada tahun ini. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah dan semoga kita dapat bertemu lagi dengan Ramadhan di tahun yang akan datang. Aamiin ya Allah.

Mari rayakan kembalinya diri kita menjadi pribadi yang fitrah dengan penuh sukacita. Selamat hari raya Idulfitri 1441 H. Mohon maaf lahir dan batin (^_^)

No comments for "Lebaran yang Berbeda?"