24 April 2018

Pelatihan Hiperkes dan Keselamatan Kerja bagi Dokter - Dies Natalis FK UR Tahun 2018 (First Announcement)


Dalam rangka Dies Natalis ke-17 Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK UR) tahun 2018, Ikatan Keluarga Alumni FK UR (IKA FK UR) mengadakan kegiatan:

PELATIHAN HIPERKES DAN
KESELAMATAN KERJA BAGI DOKTER

Pelatihan ini wajib bagi yang ingin bekerja sebagai dokter perusahaan. Selain itu, pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dokter umum dalam era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sekarang ini.

Kegiatan ini insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 12-17 November 2018 bertempat di Hotel Cititel, Jalan Sisingamangaraja no. 32, Pekanbaru.

Keunggulan pelatihan yang diselenggarakan ini adalah:
  1. Peserta akan mendapatkan materi sesuai dengan kurikulum Standar Nasional Indonesia (SNI) yang telah dibuat oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemenakertrans RI)
  2. Peserta akan mendapatkan sertifikat SKP Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan sertifikat resmi dari Kemenakertrans RI
  3. Pembicara dalam pelatihan ini merupakan pembicara yang kompeten di bidangnya, yaitu Pengurus Pusat PERDOKI (Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi) dan Pusat Kesehatan dan Keselamatan Kerja Kemenakertrans RI
  4. Peserta akan mengikuti kunjungan ke pabrik yang representatif untuk dapat mengaplikasikan materi yang telah didapatkan
  5. Biaya pelatihan sangat terjangkau untuk pelatihan yang dilaksanakan selama 6 hari
  6. Khusus untuk peserta akan mendapatkan discount untuk menginap di Cititel Hotel Pekanbaru. Lunch dan coffee break juga akan disediakan saat pelatihan berlangsung
Pembayaran dapat dilakukan dengan cara transfer ke
Nomor rekening BNI 0698901545 a.n. Hetty Hirfawaty

Syarat dan ketentuan
  1. Fotokopi ijazah dokter sebanyak 2 lembar
  2. Pas foto terbaru ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar
  3. Bukti transfer uang pendaftaran asli
Jadi, tunggu apalagi? Segera daftarkan diri anda! Peserta TERBATAS!

Contact person ( telepon / SMS / Whatsapp )
dr. Tryanda (0812-7775-3737)
dr. Fadlan (0852-7808-7800)

Email : hiperkes.pku@gmail.com

21 April 2018

Teka-teki #019 - Bagi Dua


Bagilah bangun datar di atas menjadi dua buah bangun datar yang sama bentuknya dan juga luasnya.

SOLUSI 
Bagilah bangun datar di atas menjadi seperti ini.


$\Downarrow$

13 April 2018

Sulit Bangun Pagi dan Suksesnya Morning Person

Apakah Anda memiliki kebiasaan sulit bangun pagi? Pernahkah terbersit niat di dalam diri Anda untuk bisa berolahraga di pagi hari, namun belum bisa Anda lakukan karena Anda lebih memilih untuk begadang? Lanjutkanlah membaca tulisan ini dan semoga Anda dapat menemukan solusi dari masalah Anda :)


Bangun cepat di pagi hari cukup berperan dalam kesuksesan hidup. Kita semua memiliki waktu yang sama dalam satu hari, yaitu 24 jam, dan orang yang bangun lebih awal di pagi hari memiliki waktu yang lebih banyak untuk berkarya dan beraktivitas dibandingkan dengan orang yang bangun kesiangan. Tidak heran jika hampir semua orang yang sukses dan berhasil dalam hidupnya memiliki kebiasaan bangun cepat di pagi hari. Mari hilangkan kebiasaan "kalong" atau begadang di malam hari dan jadilah Morning Person yang selalu bangun cepat di pagi hari dan memulai aktivitasnya lebih cepat dibanding siapa pun.

Sebelum bisa menjadi Morning Person, ada baiknya jika Anda mengetahui berapa jam kebutuhan tidur Anda tiap harinya. Rata-rata orang dewasa memiliki kebutuhan tidur sekitar 7 jam dalam sehari. Namun, itu hanyalah rata-rata karena sesungguhnya kebutuhan tidur tiap individu berbeda-beda. Bagaimana cara mengetahui waktu kebutuhan tidur Anda? Matikan semua alarm Anda sebelum tidur, kemudian mulailah tidur Anda. Bangunlah di pagi hari tanpa dibangunkan oleh alarm apa pun. Durasi tidur Anda saat itu adalah jumlah kebutuhan tidur Anda.

Selain menghitung jumlah kebutuhan tidur, nilai juga kualitas tidur Anda. Catat waktu kapan Anda mulai berbaring di atas tempat tidur, kapan Anda kira-kira tertidur, dan kapan Anda terbangun. Catat pula apakah Anda sempat terbangun di tengah waktu tidur Anda. Hal ini penting untuk menilai apakah masalah sulit bangun pagi Anda disebabkan oleh gangguan tidur atau sekedar masalah kebiasaan.

Lakukan hal ini selama satu minggu berturut-turut untuk mendapatkan waktu rata-rata kebutuhan tidur Anda per harinya. Demi keamanan Anda dan juga untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, lakukanlah hal ini saat Anda memiliki waktu libur selama seminggu penuh. Tentunya Anda pasti tidak ingin terlambat pergi ke sekolah atau ke tempat kerja karena terlambat bangun pagi akibat tidak menghidupkan alarm :D

Sudah mendapatkan jumlah rata-rata kebutuhan tidur Anda? Sekarang mari kita mulai langkah-langkah untuk menjadi seorang Morning Person. Saya akan membahasnya dalam dua bagian, yaitu langkah persiapan tidur di dalam hari dan siasat bangun di pagi hari.

Persiapan Tidur di Malam Hari

Pasang niat dan tekad yang kuat untuk bangun pagi

Bulatkan tekad Anda sejak malam hari untuk bangun cepat di pagi hari. Niatkan diri Anda dan berikan alasan mengapa Anda harus bangun cepat. Contohnya,

“Saya ingin bangun cepat besok pagi karena ingin menjadi orang yang sukses”
“Saya ingin bangun cepat besok pagi agar bisa shalat Shubuh tepat waktu berjamaah di masjid”
“Saya ingin bangun cepat besok pagi karena ingin jogging pagi bersama gebetan”

Silahkan tentukan niat Anda dan bulatkan tekad untuk bangun cepat di bagi hari :)

Tidur lebih awal

Tidak bisa tidak! Logika yang sederhana: Anda harus tidur lebih awal agar bisa bangun lebih awal pula di pagi hari. Jangan terlalu berharap Anda bisa bangun pada pukul 05.00 pagi jika Anda baru memulai tidur pada pukul 03.00 dini hari. Selain itu, usahakan pula tidur secara teratur. Tidurlah pada waktu yang sama setiap malamnya. Anda bisa menyesuaikan waktu tidur Anda dengan jumlah kebutuhan tidur rata-rata yang telah Anda ketahui dari eksperimen kita sebelumnya :D


Ciptakan suasana tidur yang tenang dan nyaman

Suasana yang tenang dan nyaman dapat membantu Anda untuk tidur. Redupkan lampu kamar tidur Anda karena lingkungan tidur yang redup dapat membantu pelepasan hormon tubuh yang membuat Anda mengantuk. Hindari cahaya yang terlalu terang, alkohol, dan juga minuman yang mengandung kafein sebelum tidur. Pastikan suasana kamar tidur Anda sudah nyaman: jangan terlalu panas dan jangan terlalu dingin. Anda dapat menghidupkan kipas angin atau air conditioner (AC) jika terlalu panas dan menggunakan selimut jika terlalu dingin.

Setting alarm dengan cerdas

Tidak bisa dipungkiri bahwa alarm dapat membantu kita untuk bangun di pagi hari. Persiapan alarm yang cerdas akan membantu Anda bangun dengan baik di pagi hari. Pasang alarm Anda lebih cepat dari jadwal waktu bangun yang Anda inginkan. Jika Anda ingin bangun pada pukul 06.00 pagi, setting alarm sebelum pukul 06.00 pagi, yaitu pukul 05.30 pagi atau 05.45 pagi. Kemudian, letakkan alarm Anda cukup jauh dari jangkauan Anda sehingga Anda harus bangun dan beranjak dari tempat tidur untuk mematikannya. Tetapi, pastikan jangan terlalu jauh agar suara alarm masih bisa terdengar dengan jelas. Tentunya meletakkan alarm di luar kamar tidur atau bahkan di luar rumah sangat tidak disarankan. Kehilangan jam alarm atau handphone Anda tidak menjadi tanggung jawab saya :p Beberapa orang memasang banyak alarm dalam waktu yang cukup berdekatan untuk membuatnya bolak-balik mematikan alarm hingga akhirnya capek sendiri dan memilih untuk tidak tidur lagi :D


Tidur tanpa beban

Pastikan diri Anda sudah benar-benar siap untuk tidur. Persiapkan segala perlengkapan untuk aktivitas pagi Anda sejak malam hari agar Anda tidak terburu-buru saat malam harinya. Pilih dan persiapkan pakaian yang akan Anda gunakan besok pagi, masukkan semua perlengkapan ke dalam tas Anda, dan pastikan semua bahan untuk sarapan sudah siap. Pikiran Anda pun akan menjadi lebih tenang. Sediakan waktu sekitar satu jam di malam hari untuk bersiap-siap berangkat ke alam bawah sadar Anda. Jangan lakukan pekerjaan apa pun dan jangan pikirkan masalah apa pun selama satu jam itu. Biarkan diri Anda tidur dengan sendirinya dalam keadaan tanpa beban :)

Zzz Zzz Zzz ...

Siasat Bangun di Pagi Hari


Bagaimana tidur Anda malam tadi? Sudah puas dengan tidur Anda? Sekarang saatnya untuk bangun dari tidur nyenyak Anda dan memulai aktivitas pagi Anda. Hal-hal berikut ini bisa Anda lakukan agar dapat bangun dengan keadaan siap untuk beraktivitas, tidak sekedar menekan tombol “tunda” pada alarm Anda dan mulai tidur kembali.

Matikan alarm dan kemudian ...

Seharusnya Anda sudah beranjak dari tempat tidur untuk mematikan alarm. Pastikan Anda mematikan alarm Anda, bukan menekan tombol “tunda” atau “snooze” dan kembali berbaring di atas tempat tidur. Hidupkan lampu di kamar tidur Anda dan rapikan tempat tidur Anda. Kemudian bilas wajah Anda dengan air. Jika Anda seorang Muslim, Anda dapat mengambil wudhu dan kemudian menunaikan ibadah. Minum segelas air setelah bangun tidur dapat membantu rehidrasi tubuh Anda yang tidak terpapar air selama Anda tidur.

Rencanakan aktivitas fisik ringan sebelum memulai pekerjaan

Rutinitas pagi dapat membuat Anda membantu Anda lebih siap menjalani pekerjaan Anda. Aktivitas fisik ringan, seperti peregangan otot-otot, senam ringan, jalan kaki, jogging, atau membersihkan halaman rumah, sebelum berangkat kerja dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh dan membuat Anda lebih segar di pagi hari.

Santap sarapan di pagi hari

Kita mungkin ingat slogan sarapan yang dahulu sering muncul di televisi, “sarapan sehat sebelum jam 9 pagi”. Mari kita galakkan lagi slogan tersebut. Sarapan pagi merupakan sumber energi utama di pagi hari sehingga sangat dianjurkan untuk tidak melewatkannya. Sarapan pagi membuat Anda memiliki energi lebih untuk beraktivitas hingga waktu makan siang.

Komitmen untuk tetap bangun pagi

Setelah Anda sudah bisa bangun cepat di pagi hari, komitmen Anda sebagai Morning Person harus tetap terjaga. Anda harus tetap tidur teratur di malam hari dan bangun di pagi hari walaupun Anda sedang libur. Kebiasaan Anda akan menjadi kacau jika Anda mulai lalai di hari libur.

* * *

Sekian tulisan saya tentang tips menjadi seorang Morning Person. Ya, perubahan tidak akan bisa dirasakan dalam waktu singkat. Yang namanya kebiasaan perlu dibentuk melalui komitmen dan rutinitas yang dilakukan dalam jangka panjang, tidak terjadi secara instan seperti merendam mie dalam air hangat.

Sekian dan sampai jumpa di bawah indahnya terik matahari pagi :)

* * *

Referensi
  1. Gumper B. How to become a morning person.
    Available from: https://www.fitnessmagazine.com/health/sleep/become-a-morning-person/
  2. WikiHow. Cara menjadi orang yang mudah bangun pagi.
    Diakses pada: https://id.wikihow.com/Menjadi-Orang-yang-Mudah-Bangun-Pagi

10 April 2018

Ditolak Google

Pada saat saya melakukan update tampilan dan posting blog sekitar 2 hari yang lalu, saya juga mengajukan permohonan untuk ikut serta dalam program Google Adsense. Uang memang bukan segalanya, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa segalanya butuh uang. Saya memang sudah berniat untuk mendapatkan sedikit keuntungan materi dari blog sejak lama, bahkan sejak saya membulatkan keputusan untuk menjadi seorang blogger *ketahuan ternyata saya orangnya materialistik -_-

Keinginan tersebut muncul setelah melihat saudara saya, yaitu Bang Eri, yang berhasil mendapatkan uang dengan cara menulis artikel di blog. Ya, saat itu Bang Eri mengikuti program Paid Review dan berhasil mendapatkan penghasilan minimal $10 untuk tiap tulisannya, seingat saya sekitar tahun 2009-2010. Bang Eri masih aktif nge-blog hingga saat ini dan menurut saya cukup terkenal dengan blognya, yaitu Riau Daily Photo. Pendapatan online yang didapat Bang Eri hingga saat ini bahkan mencapai puluhan juta rupiah dalam satu bulan dan hal itu ditunjukkan oleh Bang Eri hampir tiap kali kami bertemu *bikin iri ya -_- Saya juga tidak lupa mengulik informasi darinya tentang bagaimana cara ia mendapatkan penghasilan seperti itu. Hal itu juga yang kembali membangkitkan keinginan saya untuk meraih penghasilan secara online hingga akhirnya saya membuka blog baru ini pada bulan Juli 2017.

Satu hal dasar yang masih saya ingat tentang Google Adsense adalah usia dari sebuah blog yang ingin didaftarkan untuk mengikuti programnya. Sebuah blog harus berusia minimal 6 bulan jika ingin memasang Google Adsense. Saya memang berniat untuk mendaftarkan blog ini setelah berusia 6 bulan, yaitu pada bulan Januari 2018. Namun, rutinitas yang saya jalani dalam lima bulan terakhir membuat saya baru bisa mendaftarkan blog ini sekarang.

Hasilnya? Ya, sesuai dengan judul tulisan ini: permohonan saya tidak diterima.


Saya juga pernah mengajukan permohonan Google Adsense beberapa tahun yang lalu, dan hasilnya juga gagal. Sepertinya sekarang Google semakin memperketat aturan dan meninggikan standar kriteria bagi para pencari pendapatan online untuk dapat ikut serta dalam program Adsense-nya. Tentunya untuk menjaga kualitas branding yang telah dibangun oleh Google hingga saat ini. Menurut saya, Google sudah menuliskan semua kriterianya dengan cukup jelas. Memang blog ini yang belum pantas menjadi partner Google.

Saya tahu ada banyak program untuk mendapatkan penghasilan secara online. Tetapi, entah mengapa hanya Google Adsense yang menarik perhatian saya. Standarnya yang tinggi menjadi pemicu bagi saya untuk terus memperbaiki blog ini. Tentu saja setelah memenuhi standar Google, blog ini sudah terjamin kualitasnya. Jadi, bagi Anda yang ingin mencari partner bisnis online, kerja sama dengan saya tidak akan mengecewakan hasilnya *malah promosi padahal ditolak Google -_-

Saya akan mulai memantaskan diri saya dan juga blog ini agar bisa menjadi partner dalam Google Adsense. Semoga Google tidak bosan meninjau blog saya dan semoga permohonan Adsense saya selanjutnya bisa tembus. Aamiin ya Allah o:)

09 April 2018

Lima Bulan yang Lalu

Kemarin pada hari Minggu, tanggal 8 April 2018, aku kembali membuka blog ini dan melihat tulisan terakhir di blog ini aku tambahkan pada tanggal 8 November 2017. Ya, tepat lima bulan yang lalu. Lima bulan berlalu tanpa tulisan baru dan sudah lima bulan pula blog ini sama sekali tidak terurus.

Sebenarnya hampir setiap hari aku membuka blog ini. Setiap hari aku mengetikkan link blog ini di browser internet. Namun, yang aku lakukan hanyalah melihat blog ini dengan tatapan kosong seraya bergumam, “kapan ya buat tulisan lagi di blog?” Sebatas gumam dan pikiran yang sepintas lalu tanpa aksi sedikit pun. Jiwa dan raga ini berat sekali rasanya untuk mulai menulis lagi.

Lima bulan ini aku tengah menjalani rutinitas sebagai dokter internsip di rumah sakit dan Puskesmas. Rutinitas yang aku jalani itu cukup menyita waktu dan tenaga sehingga keinginan untuk menulis kian terpendam. Padahal dalam lima bulan terakhir ada banyak kejadian dan peristiwa di negeri ini yang sangat menarik untuk dijadikan ide tulisan, patut diperbincangkan, dan dibahas setajam silet *eh -_-

Oleh karena itu, aku mulai mencoba untuk mengaktifkan blog ini kembali. Aku memulainya dengan mengubah tampilan blog ini. Tampilan yang baru untuk semangat yang baru pula. Tampilan sederhana satu kolom dengan warna utama hitam-putih. Mohon maaf jika tampilan blog ini sangat tidak sempurna karena hanya inilah yang bisa saya lakukan. Tetapi, saya sangat puas dengan hasilnya :D

Langkah selanjutnya adalah membuat tulisan baru. Inilah tulisan yang aku buat setelah lima bulan berlalu. Ya, inilah tulisan yang lahir dari curahan hatiku yang sudah lima bulan mengabaikan blog ini.

Terima kasih dan mohon maaf telah membuat Anda menghabiskan waktu untuk membaca tulisan basa-basi ini. Jika tidak ingin waktu Anda terbuang sia-sia, mungkin Anda bisa membantu saya menghitung berapa banyak kata “lima bulan” yang ada dalam tulisan ini :D