Teka-teki #011 - Kodok Panjat Sumur


Di Republik Kodok, tinggallah kodok-kodok yang hidup makmur dipimpin oleh seekor Raja Kodok. Mereka memiliki suatu ritual untuk mendewasakan seekor kodok, yang menentukan apakah seekor kodok sudah dewasa atau belum. Ritual ini bernama “Kodok Panjat Sumur”.

Dalam ritual ini, seekor kodok dijatuhkan ke dalam sumur dengan kedalaman 19 meter. Ia harus berusaha naik kembali ke atas dengan cara melompat-lompat di dinding sumur hingga mencapai puncak. Bukanlah suatu ritual yang rumit bagi kodok yang sudah dewasa.

Kodok-kodok di Republik Kodok tidak seperti kodok-kodok biasa. Tinggi lompatannya dapat mencapai 3 meter. Oleh karena itulah, ritual ini juga tidak bisa biasa-biasa saja. Dinding-dinding sumur dilumuri dengan minyak sehingga dinding sumur menjadi licin. Setiap kali kodok melompat 3 meter, ia akan terpeleset turun sejauh 1 meter.

Pertanyaannya, berapa lompatan yang perlu dilakukan oleh kodok hingga ia dapat keluar dari sumur tersebut?

SOLUSI 
Apakah ada yang menjawab 10 lompatan? Mari kita coba lihat ketinggian kodok di tiap lompatannya.

Lompatan 1 : naik 3 meter (3 meter) --> turun 1 meter (2 meter)
Lompatan 2 : naik 3 meter (5 meter) --> turun 1 meter (4 meter)
Lompatan 3 : naik 3 meter (7 meter) --> turun 1 meter (6 meter)
Lompatan 4 : naik 3 meter (9 meter) --> turun 1 meter (8 meter)
Lompatan 5 : naik 3 meter (11 meter) --> turun 1 meter (10 meter)
Lompatan 6 : naik 3 meter (13 meter) --> turun 1 meter (12 meter)
Lompatan 7 : naik 3 meter (15 meter) --> turun 1 meter (14 meter)
Lompatan 8 : naik 3 meter (17 meter) --> turun 1 meter (16 meter)
Lompatan 9 : naik 3 meter (19 meter) --> sudah keluar sumur

Ya, si kodok butuh 9 lompatan untuk bisa keluar dari sumur.

Comments

  1. Saya langsung membaca jawabannya saja, karena otak kurang begitu bersahabat jika diajak ke hal-hal yang rumit dan penuh angka-angka. Itulah nasibnya menjadi kodok.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Teka-teki di atas tidak begitu rumit kok sebenarnya mas
      Ternyata mas Bumi adalah sang Raja Kodok *eh *maaf becanda mas hehe :D

      Delete
  2. Dikira solusi itu clue pengerjaan, ternyata jawabannya -_-

    Padahal pengen nebak eh udah tau jawabannya wkwkwk ganti mas ganti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini bukan ngeles kan mas Asep? Hahaha :))

      Saat masih SMA dulu, saya lebih terbiasa menggunakan kata "Solusi" untuk menuliskan jawaban soal di sekolah. Memang istilah yang tidak umum. Nanti akan saya pertimbangkan lagi. Terima kasih masukannya mas Asep :)

      Delete
  3. sudah kuduga pasti jawabannya 9, hehe... soalnya lagi nyakar juga di kertas nih sebelum buka spoiler jawabannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap mas Bimo. Ikutan juga jawab teka-teki berikutnya ya :D

      Delete
  4. alhamdulillah bener bay aku jawabnya! tanpa liat solusi kau tu.. wahahahahah..

    ini tebakan masuk akal bay, dapat ponten 100

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha malah yg jawab soal yg ngasih ponten ya -_-

      Delete

Post a Comment