Submit Artikel ke Jurnal Ilmiah? Challenge Accepted!

Saya lupa sejak kapan saya mulai menulis, tetapi satu hal pasti: saya suka menulis. Saya menikmati saat-saat dimana jari-jari saya mulai menggoreskan konsep-konsep tulisan di atas kertas serta menari di atas keyboard untuk mengubah ide di dalam kepala menjadi tulisan di luar kepala dan dapat dibaca oleh banyak orang. Oleh karena alasan itulah blog ini dibuat, yaitu menjadi tempat untuk menyalurkan tulisan saya.

Blog ini juga membuat saya bertemu teman-teman dengan hobi yang sama. Ya, mereka juga menyalurkan tulisan mereka melalui blog. Kebanyakan dari mereka adalah teman-teman yang baru saya kenal dan saya mengunjungi blog mereka untuk mengalaminya. Saya membaca tulisan-tulisan mereka dan semuanya luar biasa! Melihat itu semua, saya masih perlu banyak belajar. Saya ingin tulisan saya memiliki karakter, suatu hal yang membuat penulis akan berkata “pasti ini tulisan Bayu” saat membaca tulisan saya :)

Tulisan di blog ini memang gado-gado, tidak ada tema atau topik tertentu yang saya tulis disini. Ketika saya memiliki ide tertentu, saya akan langsung memasukkannya ke dalam blog. Atau, jika ada sesuatu yang harus saya ingat, saya akan menuliskannya di blog sehingga saya dapat dengan mudah menemukan catatan pengingat itu disini. Hitung-hitung sekalian belajar membuat tulisan, karena mewujudkan ide menjadi rangkaian kata-kata bukanlah perkara yang mudah bagi saya.

Di suatu pagi, saat saya mengamati kicauan-kicauan di lini masa Twitter untuk membaca berita seperti biasanya, saya menemukan tweet dari Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Riau yang isinya:


Seketika itu diri saya menjadi tergerak untuk memasukkan tulisan ke dalam Jurnal Kesehatan Melayu (JKM) tersebut. Mengapa saya tertarik? Saya dulu pernah memiliki project untuk membuat ensiklopedia dokter dengan nama Dokter Pedia yang berisi tentang artikel-artikel ilmu kedokteran dan informasi kesehatan. Namun, project itu berhenti tanpa pernah dimulai sebelumnya *itu namanya belum pernah dikerjakan *yang penting sudah ada idenya *intinya project itu hanya sebatas angan-angan *abaikan percakapan dalam hati saya ini haha -_-

Pengumuman call for papers untuk JKM yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK UR) bisa menjadi tempat bagi saya untuk melanjutkan project Dokter Pedia yang belum pernah dimulai itu. Walaupun saya tidak bisa membuat ensiklopedia sendiri, setidaknya saya bisa turut serta memasukkan artikel ilmu kedokteran dan informasi kesehatan ke dalam jurnal ilmiah tentang kesehatan. Sekaligus saya ingin turut serta memajukan institusi tempat saya belajar dengan tulisan saya. Begitu pikirku *terlalu percaya diri menganggap tulisannya bagus, padahal tulisan masih acak-acakan *halah -_-

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, FK UR tidak mau ketinggalan dengan kemajuan zaman. JKM ini adalah buktinya! JKM merupakan jurnal ilmiah yang berisi artikel tentang kesehatan, meliputi artikel penelitian (original article), tinjauan pustaka (review article), dan laporan kasus (case report). Jurnal ini baru saja menerbitkan edisi perdananya tahun ini, tepatnya pada bulan September 2017. Rencananya JKM akan terbit 3 kali tiap tahunnya, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Jurnal ini dapat diakses secara online pada halaman web JKM ( jkm.fk.unri.ac.id ). JKM volume 1 nomor 1 tahun 2017 berisi 6 original article, 3 review article, dan 1 case report. Artikel di dalamnya telah ditinjau oleh para ahli di bidangnya sebelum dipublikasikan sehingga kualitas artikelnya tidak perlu diragukan lagi. Silahkan klik gambar di bawah ini untuk mengakses JKM edisi September 2017.


Tunggu dulu! Memangnya bisa menulis artikel untuk jurnal ilmiah? Membuat tulisan gado-gado saja sulit, apalagi membuat artikel ilmiah. Bagaimana anggapan Anda tentang artikel ilmiah? Ya, suatu artikel yang dipenuhi dengan latar belakang yang ilmiah, tinjauan pustaka yang ribet, angka-angka hasil penelitian, dan berbagai penjelasan sains yang cukup memusingkan kepala. Artikel ilmiah tidak bisa dibuat sembarangan, harus dibuat menggunakan referensi ilmiah pula, ditambah lagi dengan beberapa aturan penulisan ilmiah baku yang kaku. Masih yakin mau memasukkan artikel ke jurnal ilmiah? Jawaban saya singkat: challenge accepted!

Kemarin saya sudah mengajukan tulisan saya untuk dimasukkan ke dalam JKM. Saya tidak terlalu berharap tulisan saya diterima untuk diterbitkan dalam JKM edisi berikutnya, karena saya yakin masih banyak kekurangan di dalam tulisan yang saya buat itu. Setidaknya saya mendapat pelajaran yang sangat berharga tentang menulis dari pengalaman ini. Semoga saya bisa membuat tulisan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang :)

Comments

  1. ini masih proses, mau coba drug design di kimia komputasi
    semoga berhasil

    ReplyDelete
  2. SukseS buat JKM-nya Mas Bayu. Semangaaaat....

    ReplyDelete
  3. semoga sukses masuk JkMnya y kang memang harus terima challenge y kang biar kita tahu kemampuan menulis kita sudah sampai mana 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul mbak. Saya juga berharap semoga bisa diterima hehe :D

      Delete
  4. Mantappp, Mas Bay. Semoga lolos dan dimuat di JKM.
    Kalau saya, sering pusing duluan ketika harus berhadapan dg tulisan2 ilmiah. Rasanya berat... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ya Allah. Terima kasih doanya mas :)

      Memang berat mas kalau bikin tulisan ilmiah. Ribet lebih tepatnya haha :))

      Delete
  5. Pernah kemarin nulis tentang sistem informasi pemerintahan di majalah pemerintahan, alhamdulillah lolos oleh redaksi (lah redaksinya saya sendiri wkwkwk)

    JKM ini isinya jurnal kayak paper temennya skripsi/TA itu ya? artikel agak-pinter gitu ga boleh?

    *ditampar*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya aku pernah liat tu kayaknya tulisanmu ndi :p

      Isinya bisa tentang apa aja, yang penting temanya tentang kesehatan dan referensinya bisa dipertanggungjawabkan. Artikel agak-pinter gitu maksudnya gimana ya? Hahaha :))

      Delete
  6. waw, klo tulisan mas Bayu masuk jurnal, keren bgt tuh....apalagi klo jurnal kesehatan/kedokteran..

    ReplyDelete
  7. wah keren semangat akademisinya, Bayu ini angkatan berapa ya kuliahnya? kuatir salah panggil :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya masuknya angkatan 2011 mbak, masih muda kok hehe :D

      Delete
  8. Mantap sekali mas bro sukses yaaa

    ReplyDelete

Post a Comment