Makna Sebuah Gambar

A picture is worth a thousand words
Sebuah gambar bernilai seribu kata. Ya, itu memang benar. Tidak perlu menambahkan kata atau keterangan apa pun, kita sudah bisa mengetahui apa yang diceritakan oleh sebuah gambar atau foto. Seribu kata itu bukanlah jumlah yang sedikit. Silahkan tanyakan betapa sulitnya seorang penulis atau blogger saat ditargetkan membuat tulisan minimal 500 kata saja. Oleh karena itu, tidak jarang masing-masing orang memiliki berbagai tafsir tentang makna sebuah gambar. Kata-kata diberikan pada sebuah gambar untuk mengarahkan penikmat gambar agar bisa satu pikiran dengan pembuat gambar, agar maksud dan pesan pembuat gambar tersampaikan dengan baik kepada setiap penikmat karyanya. Contohnya adalah sebuah genre gambar dengan kalimat singkat yang mayoritas bertajuk hiburan atau komedi dan sangat booming di media sosial. Apa itu? Ya, yang saya maksud adalah meme :D


Quote itulah yang membuat saya tertarik dengan fotografi. Melihat karya-karya fotografi yang indah merupakan sebuah kepuasan bagi saya. Sebuah foto tidak hanya menyampaikan pesan seribu kata. Foto yang indah juga dapat mempengaruhi suasana perasaan orang yang melihatnya. Hingga suatu saat saya tidak hanya ingin menjadi penikmat karya fotografi, saya ingin menjadi salah satu pembuatnya. Saya ingin orang lain juga merasakan apa yang saya rasakan dengan melihat gambar yang saya tangkap melalui kamera. Namun, setelah beberapa kali mencoba memotret, entah kenapa saya kurang puas dengan hasilnya *sepertinya memang bukan jalan saya di bidang ini hahaha -_- Akhirnya, saya hanya mengambil beberapa foto untuk kepuasan saya sendiri :D

Satu prinsip saya dalam mengambil foto atau gambar: saya tidak ingin ada diri saya di dalamnya, kecuali untuk pas foto atau ada yang mengajak foto bersama *halah -_- Akibatnya? Tidak ada foto saya sendiri yang bisa saya banggakan untuk dijadikan foto profil. Bisa dilihat saya menggunakan gambar Detektif Conan untuk favicon blog ini. Gambar yang sama juga bisa ditemukan pada foto profil media sosial saya yang lain hahaha. Saya tidak tertarik menjadi objek foto karena saya sadar diri, saya tidak fotogenik. Saya lebih tertarik mengambil gambar orang lain atau foto pemandangan. Yang penting, jangan ada saya di dalamnya!

Karena tidak terlalu mendalami fotografi, modal yang saya gunakan bukanlah kamera dengan lensa yang ukurannya lebih besar dari kepalan tinju dewasa, apalagi kamera dengan pesawat tanpa awak (drone). Modal saya adalah perangkat serba bisa a.k.a. kamera handphone :D Eits, jangan lihat apa yang dipakai, tetapi lihat gambar yang dihasilkannya *membela diri

Kebetulan saat suasana Iduladha beberapa hari yang lalu saya berkesempatan untuk pergi ke sebuah tempat wisata di Riau yang belum lama ini dibuka, yaitu Danau Naga Sakti. Danau ini berlokasi di Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Indonesia, Asia Tenggara, Benua Asia, Planet Bumi. Apa saja yang bisa kita temukan disini? Kita bisa melihat hamparan danau yang luas dengan air yang jernih berwarna seperti teh tawar, bukan teh tarik *airnya jangan diminum walaupun Anda membawa gula dari rumah! Kita dapat menemukan beberapa pondok yang bisa kita tempati untuk berteduh sambil menikmati indahnya danau. Beberapa wahana air, seperti kapal motor, sampan dayung, dan sepeda air, juga tersedia dan bisa kita gunakan untuk sampai ke pondok yang ada di seberangnya. Namun, tempat wisata ini terkesan terlalu buru-buru dibuka. Ibaratnya masakan belum matang, tetapi sudah buru-buru disajikan. Anda dapat mengerti maksud saya jika langsung datang ke te-ka-pe.

Pantang melihat pemandangan, saya pun mengambil beberapa foto di Danau Naga Sakti. Kali ini saya cukup puas dengan hasil jepretan saya, walaupun belum bisa dibilang bagus :D




Sungguh sayang jika keindahannya disia-siakan. Semoga tempat wisata ini dapat dibenahi lagi agar menjadi daya tarik yang mendatangkan penikmat wisata nasional bahkan turis internasional. Aamiin ya Allah o:)

Comments

  1. Bener mas, kalo gambar bagi blogget itu seperti sebuah nyawa yang menghidupkan isi artikel....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar sekali. Saya juga sudah memulai memasukkan minimal 1 buah gambar ke dalam setiap tuilsan di blog saya :D

      Delete
  2. Wah, view-nya bagus banget. Termasuk objek wisata baru di Riau, ya, Mas Bay?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar pak. Baru-baru ini Danau naga Sakti mencuri perhatian publik hehe :D

      Delete
  3. woaaahh... bayu sudah mendalami potograpi, ini mah kebantu sama kamera hape kau yang keren kayaknya bay *ditampar*

    btw, baru tau itu ada danau naga sakti.. Sesakti apakah naga tersebut? hanya pak bupati yang bisa menjawabnya.

    *komen tidak bermutu*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Namanya juga setting otomatis. Aku tinggal jepret aja hahaha :))
      Bukan mendalami ndi, hanya mengagumi karya fotografi. Ditunggu karya-karyanya, senior :D

      Katanya ada pulau di danau itu yang kalau dilihat dari jauh mirip naga. Aku pun nggak tahu dilihat dari sejauh mana hahaha -_-

      Delete
  4. Meme emang bagus sih buat menghibur tapi kalo udah ke arah penjatuhan harga diri individu saya kadang suka kesel, jokesnya seperti membully gitu -_-

    Sama saya juga jarang mau di foto mas *ga ada yang nanya, karna tau diri sih saya kurang estestis kalo di foto ntr takut disangka penampakan. Tapi alhamdulillah dengan begitu selalu ditugasin jadi tukang foto selama disekolah dulu :v

    Wah ada bebek raksasa di danaunya wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang ada beberapa oknum yang membuat meme seperti itu, dan saya juga tidak suka. Meme dengan tujuan murni untuk menghibur adalah karya yang terbaik ;)

      Hahaha berarti kita sama, mas. Saya malah seringnya menawarkan diri jadi tukang foto kalau mau foto bareng gitu hahaha :))

      Bebeknya kuat, bisa ngangkat orang, mas :D

      Delete
  5. Hi..hi..ada temennya. Hampir nggak pernah jadiin diri sendiri sebagai obyek. Aku juga lebih seneng foto alam, kucing, atau anak2.. Soalnya klo ada aku, jdinya malah ga bagus..ga fotogenic☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeay! Nambah teman lagi nih yang nggak fotogenik *eh *maap becanda mbak hehe :D

      Delete
  6. Saya juga penikmat fotografi tapi kayanya nggak ada bakat motret. kagum aja ma orang yang bisa dapet angle yang bagus. Btw foto danau naga saktinya cakep kok :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau udah jadi penikmat, pasti ada tu rasa-rasa ingin jadi pembuat karya fotografinya hehe :D
      Terima kasih mbak Indah :)

      Delete
  7. aku fokus sama bebek-bebekan
    pingin naik
    gambarnya bagus mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru tuh mas main bebek-bebekan, asalkan bebeknya nggak lupa jalan pulang hahaha :p

      Delete
  8. Bay, biar gambarnya makin mantap dipoles lagi, sayang kalau cuman mentahan doang. Kalau aku membekali aplikasi VSCO, Lightroom, sama Snapseed di handphone. Kamu mungkin bisa nyoba aplikasi yang lain.

    Kalau aku semenjak suka fotografi, jarang juga foto-foto gitu. G tau kenapa, rasanya lebih berharga motoin sesuatu yang aku sukai daripada aku selfie-selfie gitu, atau ngeyel minta difotoin. Hahahaha...

    Mau apapun gearnya, semua itu tergantung orang dibaliknya. Semangat, bareng-bareng belajar fotografi!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas sarannya mbak. Semoga bisa saya coba dalam waktu dekat :)
      Tergantung the person behind the gun ya mbak? Hehe :D
      Semangat juga mbak!

      Delete
  9. bener bingitsssss.. kadang kita liat tautan facebook aja kan kalau uda keren gambarnya menarik pengen banget ngeklik walaupun isinya kadang ga sesuai dengan isi artikelnya.. Intinya the power of picture ya mas hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali mbak. Super banget deh pokoknya kekuatan makna sebuah gambar hehe :D

      Delete

Post a Comment