Pasir dan Batu


Kisah ini menceritakan dua orang sahabat yang sedang berjalan di sepanjang gurun. Selama dalam perjalanan, mereka sibuk dengan sebuah perdebatan dan salah satu dari mereka menampar wajah teman yang lain. Seorang yang tertampar mukanya itu merasakan sakit, tetapi tidak mengatakan apa pun. Dia menulis di atas pasir, “hari ini teman terbaikku telah menampar wajahku.”

Mereka meneruskan perjalanan sampai akhirnya menemukan sebuah kolam, dimana akhirnya mereka memutuskan untuk mandi. Seorang yang telah ditampar, terjebak di dalam lumpur dan dia mulai tenggelam. Akan tetapi, temannya telah menyelamatkannya. Setelah selamat dari lumpur itu, dia menulis di sebuah batu, “hari ini teman terbaikku telah menyelamatkan hidupku.”

Teman yang telah menampar dan juga telah menyelamatkan hidupnya bertanya, “setelah aku menyakitimu, kamu menulis di atas pasir. Sekarang kamu menulis di atas batu. Mengapa?”

Teman yang lain menjawab,
Ketika seseorang menyakiti kita, kita harus menulisnya di atas pasir dimana angin pengampunan akan menghapuskannya. Tetapi, ketika seseorang berbuat baik kepada kita, kita harus mengukirnya di atas batu dimana angin tidak akan pernah bisa menghapusnya.

Comments

  1. Quote of the day
    Hal yang harus kita ingat adalah kebaikan dari orang lain. Dengan begitu kita bisa berintrospeksi dan mawas diri. hehehe

    ReplyDelete
  2. Wih, singkat, padat, dan begitu jelas pesannya. Mantap nih, Mas Bayu. :D

    ReplyDelete
  3. sebaliknya, ketika kita berbuat baik tulislah di atas pasir dan ketika berbuat buruk tulislah di atas batu....

    batu nisan


    *ngacir*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha di atas batu nisan cocok juga tu :))

      Delete

Post a Comment