Posts

Rumah Sakit Menolak Pasien Lagi?

Image
Sepertinya masih segar dalam ingatan kita tentang kasus seorang anak bernama Debora yang akhirnya meninggal dikarenakan rumah sakit tempat ia dirawat “menolak” untuk memberikan pelayanan ruang rawat intensif karena orang tuanya tidak memiliki biaya untuk membayar uang muka. Kasus ini berakhir dengan perombakan manajemen rumah sakit tersebut sehingga diharapkan manajemen rumah sakit yang baru dapat mengikuti aturan manajemen sesuai dengan Undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Belum lama ini, video dan berita tentang rumah sakit menolak pasien kembali menjadi viral. Dalam kasus kali ini diberitakan seorang wanita ditolak oleh sebuah rumah sakit, yaitu RS Ariya Medika, Tangerang, Banten, sehingga wanita tersebut meninggal di dalam mobil. Kemudian, sekelompok anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bernama “KPK” datang melabrak dokter yang ada di rumah sakit tersebut dan meminta dokter untuk membuat surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai.

Tanggapan ce…

Teka-teki #015 - Lupa Hari di Tengah Hutan

Image
Rambo sedang berjalan-jalan di hutan. Di tengah perjalanan, dia lupa hari ini hari apa. Akhirnya ia memutuskan untuk bertanya pada Singa dan Unicorn. Untungnya, Singa dan Unicorn di hutan ini dapat berbicara seperti manusia. Sebelumnya, Rambo tahu bahwa sang Singa selalu berbohong pada hari Senin, Selasa, dan Rabu. Rambo juga tahu bahwa Unicorn selalu berbohong pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu.
Rambo bertanya pada sang Singa, "hari ini hari apa, ya?" Dan Singa itu menjawab, "kemarin adalah hari berbohong saya." Rambo masih belum dapat membuat kesimpulan dari jawaban itu. Jadi, Rambo pun menanyakan hal yang sama pada Unicorn. Unicorn menjawab, "kemarin juga adalah hari berbohong saya."
Jadi, hari ini hari apa, ya?
Catatan: semua tokoh, watak, dan kejadian di atas hanyalah rekayasa. Jika ada kesamaan dengan kejadian yang asli, saya mohon maaf karena saya tidak berniat untuk menulis ulang kejadian tersebut.
SOLUSI  Asumsikan hari ini adalah hari Senin sehing…

Teka-teki #014 - Tiga Lampu dan Tiga Saklar

Image
Alkisah, Petruk ditantang oleh seorang teman di tempat kerjanya. Tempat kerjanya itu adalah sebuah gedung yang bertingkat 7 lantai. Petruk dan temannya tersebut sekarang berada di lantai dasar. Teman tersebut menjelaskan bahwa di lantai dasar ini terdapat 3 buah saklar yang terhubung dengan 3 buah lampu yang ada di lantai 7. Jika sebuah saklar disambungkan, maka tepat sebuah lampu di lantai 7 juga akan menyala.

Tantangan untuk Petruk sederhana. Saklar di lantai dasar sudah diberi label saklar A - B - C, dan lampu di lantai 7 diberi tanda I - II - III. Petruk diminta untuk menentukan tiap-tiap saklar terhubung dengan lampu lantai 7 yang mana. Di gedung ini tidak terdapat lift. Setelah Petruk bereksperimen dengan saklar yang ada di lantai dasar, Petruk dan temannya akan naik ke lantai 7 dan Petruk sudah harus bisa menunjukkan kepada temannya masing-masing lampu terhubung dengan saklar yang mana.
Setelah sampai di lantai 7, Petruk tidak boleh turun kembali. Selain karena capek, disinila…

Menunggu Jam Karet

Image
Suatu ketika beredarlah pengumuman tentang sebuah acara yang isinya: Acara dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB di lapangan terbuka.
Para peserta harap datang tepat waktu. Pagi itu suasana kota Pekanbaru sedang sejuk karena diguyur hujan gerimis yang cukup awet sejak dini hari. Saya sebenarnya ragu apakah acara dapat dilaksanakan tepat waktu, mengingat acara dilaksanakan di lapangan terbuka dan cuaca hujan gerimis menyelimuti Pekanbaru pagi ini. Namun, sebagai anak baik-baik yang terlalu patuh dengan aturan, sampailah saya di tempat pelaksanaan acara tepat pada pukul 09.00 WIB *ini baru namanya tepat waktu :D
Apa yang saya temukan? Seperti yang saya duga sebelumnya, acara belum dimulai saat saya tiba di tempat pelaksanaan acara. Padahal, waktu telah menunjukkan pukul 09.00 WIB. Panitia acara tampak belum siap untuk menggelar acara tersebut. Saya bisa melihat kursi-kursi peserta yang belum rampung disusun sehingga beberapa peserta masih berdiri. Saya juga melihat sound system yang belum …

Teka-teki #013 - Pemangkas Rambut

Image
Di desa Gotong Royong, hiduplah warga-warganya dengan damai dan sejahtera. Masing-masing penduduk memiliki pekerjaannya masing-masing. Ada yang menjadi petani, tukang kebun, nelayan, dan pekerjaan lainnya. Mereka sangat bersyukur dengan keadaan yang mereka rasakan saat ini.
Masing-masing pekerjaan tentu memiliki tugasnya masing-masing. Biasanya tugas ini bersifat unik untuk masing-masing pekerjaan. Unik berarti tidak ada pekerjaan yang memiliki tugas yang sama. Petani yang menanam padi tidak sama tugasnya dengan nelayan yang menangkap ikan. Ya, begitulah pekerjaan, sudah dibuat sedemikian rupa sehingga semua segi kehidupan dan kesejahteraannya dapat terpenuhi.
Di desa tersebut, hanya ada dua orang pemangkas rambut, yaitu Eko dan Fitra. Seperti yang dijelaskan tadi, masing-masing pekerjaan bersifat unik sehingga yang bertugas untuk memangkas rambut hanyalah Eko dan Fitra, tidak ada orang selain mereka berdua yang boleh memangkas rambut.

Jika dilihat rambut kedua pemangkas rambut ini, …